4 Langkah Buat Website eCommerce dengan WordPress

jasa pembuatan website toko online

Buat website eCommerce untuk beberapa orang mungkin bukan perkara mudah, oleh karena itu banyak yang menggunakan jasa pembuatan website online shop atau eCommerce ini. Tapi, tidak buat Anda yang sudah membaca artikel ini. Berikut langkah-langkah membuat website sebuah toko online dengan menggunakan WordPress dan plugin WooCommerce. Sebagai catatan, berikut ini kita akan mengambil contoh penggunaan tema Lotus. Simak langkah demi langkahnya, yuk!

  1. Menginstall WordPress

Sudah barang tentu, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menginstal WordPress. Penginstalan ini dapat dilakukan setelah Anda membeli paket hosting yang Anda pilih. Adapun caranya sebagai berikut:

  • Masuklah pada tautan yang diberikan pihak hosting pada Anda.
  • Carilah bagian yang diberi label WordPress Install, Softaculous Installers, One-click Installers, atau label lainnya yang serupa.
  • Pilih ikon WordPress, kemudian klik.
  • Ikuti instruksi selanjutnya, seperti menuliskan nama, deskripsi situs, kata kunci, alamat email, dan sebagainya. Usahakan mengisi form dengan sempurna.
  • Tekan tombol Install.
  • Login ke dashboard WordPress, dengan cara mengunjungi URL: namadomain/wp-admin, kemudian masukkan username dan password yang sudah dibuat tadi. Jika Anda berhasil masuk, artinya Anda sudah berhasil menginstall WordPress.
  1. Menginstall Theme WordPress

Setelah berhasil menginstal WordPress, langkah selanjutnya adalah menginstall theme yang akan digunakan. Adapun caranya sebagai berikut:

  • Buka Appearance.
  • Pilih Themes, lalu Add New.
  • Klik Upload Theme.
  • Ambil file tema dengan folder zip, kemudian download.
  • Klik Activate.

Dalam memilih tema, Anda tidak boleh sembarangan. Sebab, hal ini akan sangat menentukan banyak tidaknya orang yang tertarik untuk mengunjungi website Anda. Jangan hanya mengedepankan desain saja. Beberapa hal berikut ini juga harus menjadi perhatian Anda:

  • Pilih theme dengan fitur yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh, Megamenu yang menampilkan menu drop-down, Tampilan Cepat yang membantu pengunjung memperoleh informasi lengkap sebuah produk hanya dengan sekali klik, dan Mode Katalog yang memudahkan pengunjung untuk melihat-lihat semua produk Anda tanpa harus mengklik banyak halaman.
  • Tidak mengabaikan whitespace sehingga memungkinkan produk atau bahasa marketing Anda tampak menonjol. Perbanyak ruang putih di antara item produk yang Anda tampilkan. Whitespace juga membantu pengunjung untuk fokus pada semua produk.
  • Pilih tema yang mudah disesuaikan. Pada umumnya, tema yang disertai panel pengaturan memudahkan Anda untuk memodifikasi font, warna, atau lainnya.
  1. Menginstall Plugin

Pada umumnya, setelah tema berhasil diaktifkan, pada dashboard akan ada pemberitahuan bahwa website membutuhkan plugin agar tema berfungsi secara keseluruhan. Ini artinya, Anda harus menginstall plugin. Adapun caranya sebagai berikut:

  • Klik link Begin Installing Plugins.
  • Pilih semua plugin yang berasal dari menu drop-down.
  • Klik Install dan tunggu hingga proses selesai.
  1. Menginstall WooCommerce

Untuk mengaktifkan fungsi eCommerce pada situs, saatnya menginstall WooCommerce. Adapun langkahnya sebagai berikut:

  • Pada dashboard, pilih Plugins, lalu Add New.
  • Cari WooCommerce, kemudian pasang dan aktifkan

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *